Penyakit Kanker Otak

Otak adalah bagian organ tubuh manusia yang memegang peranan penting dalam kehidupan. Otak merupakan pusat dari segala aktivitas, hingga yang sekecil-kecilnya. Otak menjalankan beribu-ribu aktivitas sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Kanker otak adalah penyakit dari otak dimana sel-sel kanker (yang berbahaya) tumbuh dalam jaringan otak.

Dalam penyebarannya, kanker ini sangat menakutkan. Sel-sel kanker tumbuh membentuk massa dari jaringan kanker (tumor) yang mengganggu fungsi-fungsi jaringan otak seperti kontrol otot, sensasi, memori, dan fungsi-fungsi tubuh normal lainnya. Tumor-tumor yang terdiri dari sel-sel kanker disebut tumor-tumor bahaya (malignant), dan yang terdiri dari sel-sel yang bukan kanker (noncancerous) disebut tumor-tumor jinak (benign). Sel-sel kanker yang berkembang dari jaringan otak disebut tumor-tumor otak primer.

Kanker otak adalah penyakit yang sangat berbahaya hingga berakhir dengan kematian. Selain mematikan, pengobatannya pun menelan biaya yang sangat besar.

Faktor penyebab kanker otak :

  • Faktor dari dalam (intrinsik)
  1. Genetik : keturunan. Apabila ada garis keturunan yang menderita kanker otak maka hati-hati untuk tetap menjaga kesehatannya
  2. Riwayat trauma atau benturan : benturan di kepala walaupun cidera kepala ringan tetap waspada, perubahan jaringan yang terbentur bisa juga menjadi penyebab tumbuhnya jaringan abnormal di otak
  • Faktor dari luar (ekstrinsik)
  1. Pola hidup (life style) : Pola hidup yang tidak sehat bisa juga menjadi penyebab kanker secara umum, seperti merokok, makanan kurang serat dll
  2. Karsinogenik : bahan karsinogenik secara umum juga menjadi menyebab kanker, seperti minyak goreng yang dipakia berulang-ulan, bahan kimia yang terhirup, atau tercampur pada makanan.
  3. Radiasi : radiasi bahan–bahan kimia atau elektronik bisa juga memicu tumbunhnya sel kanker.

Posted in ciri ciri kanker otak, gejala kanker otak, kanker otak, obat kanker otak, penyakit kanker otak, penyebab kanker otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Dan Tumor Otak

Penyakit tumo otak adalah penyakit yang memiliki berbagai macam tipe yang biasanya menyerang anak-anak maupun juga orang dewasa. Penyebab dari penyakit kanker dan tumor otak belum bisa diketahui secara pasti, walaupun dari segi genetic dan juga dari segi faktor lingkungan bisa menjadi pemeran dalam perkembangannya. Dan penyebab atau faktor resiko meliputi faktor keturunan yang bisa memainkan peran yang sifatnya dan bentuknya kecil dalam penyebab kanker tumor. Dibawah 5% penderita dari glioma mempunyai sejarah keluarga yang menderita kanker tumor otak.

Beberapa dari penyakit warisan misalnya adalah tuberus sclerosis, neurofibriomatosis tipe I, Turcot syndrome dan juga Li-Fraumeni cancer syndrome, yang bisa mempengaruhi pasien yang biasanya menjadi penderita penyakit glioma. Bagaimanapun juga, penyakit tumor-tumor tersebut biasanya terjadi pada anak-anak dan juga orang dewasa dan juga tidak terjadi pada penderita glioma secara mayoritas.

Penyebab dari penyakit kanker dan tumor otak lainnya adalah faktor lingkungan. Prior cranial irradiation merupakan salah satu yang menjadi penyebab dari neoplasma intracranial. Tidak ada hubungannya antara kanker otak dengan merokok, minuman yang beralkohol atau juga pengunaan ponsel. Biasanya penyakit kanker dan tumor otak ini menunjukkan suatu gekala dan juga tanda entah dalam bentuk yang spesifik atau dalam bentuk yang nonspesifik.

Biasanya gejala dan juga tanda dari kanker dan tumor otak ini adalah ditandai dengan adanya sakit kepala, yang akan ditemukan pada sekitar separuh pasien, rasa mual dan juga muntah yang biasanya disebabkan karena bertambahnya tkanan intracranial. Karena semakin berkembangnya kemampuan dari CT scan dan juga MRI, sekarang papiledema yang bisa dilihat pada kurang dari jumlah 10% pasien, bahkan juga saat gejala atau symptoms tekanan intracranialnya meningkat.

Sedangkan gejala dan tanda spesifik dari penyakit kanker dan tumor otak biasanya menunjukkan suatu keterangan lokasi intracranial tumor. Tanda-tanda lateral yang meliputi hemiparesis, aphasia, dan juga visual-field deficits nampak pada sekitar 50% pasiennya. Kejang merupakan salah satu yang nampak, dan biasanya hal ini terjadi pada 25% paien dengan stadium akhir glioma dan sekurangnya terjadi pada 50% dengan low grade tumor.

Posted in gejala kanker otak | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kanker Otak

Pengobatan kanker otak bergantung pada lokasi dan sifat kanker otak. Beberapa  tumor dapat diangkat seluruhnyab lewat operasi. Dalam kasus lain, seperti tumor gilial yang tumbuh lanbat atau beberapa kanker yang menyebar dari organ lain ke otak, operasi peningkatan tumor tidak lengkap, tapi dapat mengurangi gejala dan memperpnjang kualitas hidup, sebagaimana yang dijalani dokter bedah yang menderita kanker paru-paru yang menyebar ke otaknya. Jenis tumor yang merupakan masalah pengobatan terbesar dalam bentuk tumor glial, gliobastoma. Tumor ini lazimnya menyebar luas melalui otak. Operasi dapat membutktikan diagnosa tapi tidak bisa mengangkat semua tumor. Pascaoperasi dokter memakai radiasi dan kemoterapi untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Baru-baru ini pengobatan tambahan ini hanya sebagian yang sukses.

Diluar hasil mengecewakan dalam upaya pengobatan kanker otak glioblastoma pandangan terhadap ppenderita tumor otak telah membaik dengan luar biasa dalam tahun-tahun belakangan, khususnya berhubungan dengan tumor yang menyebar dari oragna-organ lain (contohnya payudara atau paru-paru). Sebelumnya, kalau otak terlibat, obat nyaris tidak berguna. Beberapa tahun terakhir telah membawa kemajuan luar biasa dalam diagnosa dan pengobatan kanker otak, termasuk bentuk pencitraan lebih baru untuk diagnosa cepat dan operasi pada otak yang digabung dengan panduan dari pencintraan (disebut operasistereotaktik). Terobosan dalam mengangkat tumor adalah pemakaian pisaun gamma, dimana dokter bedah memusatkan radiasi dengan tepat ke tumor. Prosedur ini lebih cepat, lebih aman, dan jauh lebih mudah bagi orangtua daripada pendekatan operasi konvensional.

Banyak peneliti berusaha muncul dengan terapi yang lebih baik untuk yumoe terberat, glioblastoma. Satu pendekatan adalah memasukkan obat penghancur pengobatan kanker otak lagsung ke dalam tumor dalam bentuk tablet berisi obat bubuk yang dikleuarkan dengan lambat. Pendekata ini memperpanjang kelangsungan dan kualita  shidup, tapi sejauh ini belum memproduksi obat. Teknik genetic modern juga diuji yang dapat memasukkan gen ke dalam tumor, dengan harapan akan membunuh tumor, atau membuatnya lebih responsive terhadap pengobatan kanker otak denga kemotrapi atau radiasi. Guna memabntu riset ini, imuwan nbisa menghasilkan tumor otak pada hewan laboratorium. Lalu melihat bagaimana cara baru mengantarkan zat-zat kimia ke otak atau obat genetic mempengaruhi tumor. Jika teknik baru terbukti aman dan efektif, pengujian pada manusian akan menyusul. Obat-obatan (kemoterapi) yang dipakai untuk mengobati berbagai bentuk penyakit kanker juga dapat menyebabkan masalah dengan fungsi otak.

Posted in kanker otak | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Tumor Otak

Kanker tumor otak cukup sering terjadi. Namun tumor otak keturunan sangat jarang ada. Faktor penyebabnya tidak ketahui. Sekali-sekali, muncul suatu limfoma gans, terutama jika ada masalah dengan kekebalan. Sel-sel saraf pembangn otak yang jumlahnya 10 pagkat 12 tersebut hanya sedikit atau bahkan tidak mengalami pembelahan. Kebanyakan sel tetap ada seumur hidup. Namun banyak juga diantaranya yang tidak bertahan selam itu, sehingga kita tidak hanya secara jasmaniah, tetapi juga kognitif dan mental menua tapa dapat dikembalikan. Disini tidak terlihat pertumbuhan ganas dari sel-sel saraf yang telah selesai bertumbuha. Sel-sel yang tidak lagi membelah, tidak lagi dappat mengalami penyimpangan pembelahan atau pertumbuhan kanker. Pada anak-anak memang dapat terjadi tumor pada sel-sel saraf yang belum terdiferensiasi.

Kanker tumor otak, biasanya meruapakan glioma, tumor dari jaringan penumpu yang terletak diantara sel-sel otak. Jaringan penumpu ini menumpu sel-sel otak dank arena itu struktur otak tetap utuh. Glioma muncul dalam segala gradasi keganasan. Tumor agresif, tingkat III dan IV yang disebut “tingkat tinggi”, tumnbuh cepat dan terutama terjadi diatas usia empat puluh tahun. Glioma yang tumbuh kurang agresig. Tingkat I dan II (tingkat endah) meluas perlahan, terutama terjadi antara dua puluh dan empat puluh tahun. Pada pertumbuhannya, sebagian sel-sel otak dibiarkan untuk lebih lama. Sebenarnya, glioma karena pertumbhannya diantara sel-sel otak, tidak pernah mempunyai pembatasan yang jelas. Tidak ada penyebaran limfogen, karena otak, sebagai jaringan non-epitelial, tidak mempunyai system pengaliran limfe. Penyebaran hermatogen, sangat jarang terjadi. Glioma yang paling sering terjadi ialah astrositoma, oligoendroglioma jarang terlihat, epedimoma sangat jarang ada.

Tumor selaput otak yang cukup jarang muncul disebut meningioma, tumbuh diluar otak, sehingga ditinjau dari ilmu penyakit, berlaku resiko yang sama Tumor sekunder, metastatis dan  karsinoma, seing berasal dari kanker payudara atau penyakit kanker paru. Pada kanker tumor otak, yang menjadi masalah adalah ruangan jadi meningginya tekanan di  dalam tengkorak. Oleh karena itu, timbul nyeri kepala, mual dan muntah, gangguan penglihatan, dan rasa mengantuk. Dapat dipahami bahwa nyeri otaknya merupakan nyeri yang menekan diselutuh kepala. Mualnya adalah suatu “ gekala sentral” berasal dari susunan saraf pusat dan tidak ada hubungannya dengan makanan, lambung, perut, atau sesuatu maupun orang lain. Keluhan visus terjadi karena tekanan di kepala pada saraf mata dan dorongan yang pada pemeriksaan mata terlihat sebagia edema dari selaput jaringan. Rasa mengantukpun merupakan gejala sentral dapat bertambah parah sampai pingsan dan berakhir dalam koma. Rangsangan setempat pada otak karena pertumbuhan masuk dari tumor ke dalam jaringan ptal sehat, terlihat berupa pingsan dengan kejang (epilepsy). Pada orang dewasa yang belum pernah pingsan sebelumnya, suatu serangan epilepsy berulang, sangat mencurigakan. Terkadang serangan ini merupakan tanda pertama tumor otak.

Posted in kanker otak | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Otak

Bila Anda merasa mual dan muntah-muntah serta nyeri di kepala, dan juga ditemukan edema propel pada pemeriksaan mata atau borok yang tidak sembuh disertai pusing kepala segeralah memeriksakan diri. Pemeriksaan yang berupa CT scan, MRI (Magnetic Resonance Imaging), mikroskopik, dan sebagainya, akan dapat mendeteksi apakah Anda terserang kanker otak ataupun bisa ditemukan juga penyebab lainnya. Gejala umum kanker otak dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu gejala umum dan gejala khas yang tergantung pada lokasi penyakit tumor. Gangguan umum terjadi karena gangguan fungsi cerebral, akibat adanya edema otak dan tekanan intracranial yang meningkat. Ada 3 gejala utama yang muncul akibat meningkatnya tekanan intrakanial dan ini sering disebut sebagai “Trias Tumor Otak” yaitu berupa nyeri kepala, muntah dan ditemukannya edema pupil berdenyut-denyut  ini bisa terlokalisir tapi bisa juga menyeluruh.

Gejala utama pada kanker otak ini seriing timbul pada pagi hati setelah bangun tidur dan berlangsung beberapa waktu, datang dan pergi (rekuren) dengan interval yang tidak teratur,  beberapa menit sampai beberapa jam. Rasa nyeri ini akan bertambah hebat bila penderita batuk, bersin, atau mengejan. Pada waktu berbaring, rasa nyeri akan semakin hebat dibandingkan waktu duduk. Penyebab rasa nyeri ini diduga akibat adanya tarikan (traksi) pada struktur peka rangsang nyeri (pain sensitive structure), seperti selapit pembungkus otak (dura) pembuluh darah, atau serabut saraf.

Kanker otak muncul dengan banyak cara tergantung pada lokasi, tipe, laju pertumbuhan tumor serta usia pada anak. Biasanya ada dua pola penyajiannya yang berbeda, gejala dan tand apeningkatan tekanan intrakanial dan tanda-tanda neurologis setempat. Tumor yang berada di fossa posterior terutama menimbulkan gejala dan tand apeningakatan tekanan intrakanial karea obstruksi jalur CSS dan berkembangnya hdrosefalus. Tumor supratentorial lebih mungkin menghubungkan dengan kelaiann setempat, termasuk tanda alur panjang dan kejang. Perubahan kepribadian sering merupakan gejala pertama dari kanker otak, terlepas dari dimana pun lokasinya. Anak sejak beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum ditemukannya tumor, mungkin menjadi lesu, iritabel, hiperaktif, atau mudah lupa atau nilai akademiknya buruk. Kurang begitu jelas apakah perubahan ini akibat dari peningkatan tekanan intrakanial, lokasi lesi atau keduanya. Setelah kanker otak dihilangkan dan terjadi perbaikan dari peningakatn tekanan intracranial biasanya ada pemulihan yang bermakna masalah perilaku.

Meningkatnya tekanan intrakanial diatandai dengan sakit kepala, muntah, diplopia dan papiledema, dan pada bayi ada penonjolan fontanela dan peningkatan ukuran kepala (makrokrania). Pada mulanya. Sakit kepala cenderung terjadi di pagi hari dan menurun bila berdiri, karena aliran vena dari kepala diperbesar pada posisi tega. Sakit kepala dihmabrakan sebagai lemah, merata, dan bertahan terus.

Posted in ciri ciri kanker otak | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Kanker Otak

Beberapa langkah untuk mencegah penyakit kanker otak :

  • Jika Anda mengalami gejala-gejala, seperti sering sakit kepala yang hilang timbul, atau tidak hilang-hilang, muntah-muntah tanpa sebab, penurunan penglihatan yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata, kelemahan anggota gerak secara bertahap, berjalan limbung, gejala layaknya vertigo atau sempoyongan, maka segeralah lakukan pemeriksaan diri dan dianjurkan melakukan pemeriksaan MRI.
  • Jangan biarkan stres berat menyerang terus-menerus, sempatkan waktu beristirahat, dan lakukan refreshing atau Yoga yang dapat mengurangi dan menghilangkan stres Anda.
  • Batasi radiasi langsung yang terlalu berlebihan pada tubuh, lebih baik gunakan hansfree bila menggunakan telepon seluler dalam waktu lama.
  • Terapkan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang, dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayur, dan biji-bijian. Ditambah membatasi diri mengonsumsi lemak.
  • Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan dengat nitrit, maupun zat-zat kimiawi buatan lainnya seperti junk food.
  • Berhenti konsumsi alkohol dan rokok.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Apalagi jika Anda mempunyai riwayat keluarga penderita kanker otak.
  • Lakukan olahraga secara teratur dan pada porsi yang cukup.
  • Biasakan diri untuk mengaplikasikan gaya hidup sehat.
Posted in ciri ciri kanker otak, gejala kanker otak, kanker otak, Mencegah kanker otak, obat kanker otak, penyakit kanker otak, penyebab kanker otak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Kanker Otak

Tumor bagi menjadi dua bagian yaitu tumor ganas atau kanker dan tumor jinak. Berdasarkan lokasinya tumor otak hingga menjadi kanker otak dibagi menjadi dua, yaitu tumor supratentorial dan tumor infratentorial. Artinya tumor di atas tentorium atau pada otak besar, dan tumor yang ada di bawah tentorium, yakni otak kecil dan batang otak.

Gejala yang muncul sangat tergantung di bagian otak mana tumor atau kanker tersebut muncul.

Namun gejala-gejala yang paling umum dari tumor otak dan kanker otak yaitu:

  • Adanya perubahan mental yang ringan (psikomotor asthenia) seperti, mudah tersinggung, emosi, labil, pelupa, perlambatan aktivitas mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin diketemukan ansietas dan depresi. Gejala ini berjalan progresif dan dapat dijumpai pada 2/3 kasus.
  • Sakit kepala seperti, terasa berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat pada malam hari dan pada saat bangun tidur pagi. Adanya nyeri kepala dengan psikomotor asthenia perlu dicurigai terdapat tumor otak yaitu awal terjadinya kanker otak.
  • Muntah-muntah juga gejala dari kanker otak , hal ini terdapat pada 30% kasus tumor otak dan kanker otak yang umumnya meyertai saat sakit kepala. Kejangpun merupakan gejala awal dari tumor otak. Diperkirakan 2% penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak.
  • Gejala kelemahan anggota gerak sampai kelumpuhan, penurunan penglihatan sampai kebutaan, hilangnya keseimbangan, kesemutan, gangguan penciuman, gangguan bicara kalau terkena di area atau pusat bicara, hingga turunnya kesadaran bila yang terkena batang otaknya.

Posted in gejala kanker otak | Tagged | Leave a comment