Kanker Otak

Bila Anda merasa mual dan muntah-muntah serta nyeri di kepala, dan juga ditemukan edema propel pada pemeriksaan mata atau borok yang tidak sembuh disertai pusing kepala segeralah memeriksakan diri. Pemeriksaan yang berupa CT scan, MRI (Magnetic Resonance Imaging), mikroskopik, dan sebagainya, akan dapat mendeteksi apakah Anda terserang kanker otak ataupun bisa ditemukan juga penyebab lainnya. Gejala umum kanker otak dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu gejala umum dan gejala khas yang tergantung pada lokasi penyakit tumor. Gangguan umum terjadi karena gangguan fungsi cerebral, akibat adanya edema otak dan tekanan intracranial yang meningkat. Ada 3 gejala utama yang muncul akibat meningkatnya tekanan intrakanial dan ini sering disebut sebagai “Trias Tumor Otak” yaitu berupa nyeri kepala, muntah dan ditemukannya edema pupil berdenyut-denyut  ini bisa terlokalisir tapi bisa juga menyeluruh.

Gejala utama pada kanker otak ini seriing timbul pada pagi hati setelah bangun tidur dan berlangsung beberapa waktu, datang dan pergi (rekuren) dengan interval yang tidak teratur,  beberapa menit sampai beberapa jam. Rasa nyeri ini akan bertambah hebat bila penderita batuk, bersin, atau mengejan. Pada waktu berbaring, rasa nyeri akan semakin hebat dibandingkan waktu duduk. Penyebab rasa nyeri ini diduga akibat adanya tarikan (traksi) pada struktur peka rangsang nyeri (pain sensitive structure), seperti selapit pembungkus otak (dura) pembuluh darah, atau serabut saraf.

Kanker otak muncul dengan banyak cara tergantung pada lokasi, tipe, laju pertumbuhan tumor serta usia pada anak. Biasanya ada dua pola penyajiannya yang berbeda, gejala dan tand apeningkatan tekanan intrakanial dan tanda-tanda neurologis setempat. Tumor yang berada di fossa posterior terutama menimbulkan gejala dan tand apeningakatan tekanan intrakanial karea obstruksi jalur CSS dan berkembangnya hdrosefalus. Tumor supratentorial lebih mungkin menghubungkan dengan kelaiann setempat, termasuk tanda alur panjang dan kejang. Perubahan kepribadian sering merupakan gejala pertama dari kanker otak, terlepas dari dimana pun lokasinya. Anak sejak beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum ditemukannya tumor, mungkin menjadi lesu, iritabel, hiperaktif, atau mudah lupa atau nilai akademiknya buruk. Kurang begitu jelas apakah perubahan ini akibat dari peningkatan tekanan intrakanial, lokasi lesi atau keduanya. Setelah kanker otak dihilangkan dan terjadi perbaikan dari peningakatn tekanan intracranial biasanya ada pemulihan yang bermakna masalah perilaku.

Meningkatnya tekanan intrakanial diatandai dengan sakit kepala, muntah, diplopia dan papiledema, dan pada bayi ada penonjolan fontanela dan peningkatan ukuran kepala (makrokrania). Pada mulanya. Sakit kepala cenderung terjadi di pagi hari dan menurun bila berdiri, karena aliran vena dari kepala diperbesar pada posisi tega. Sakit kepala dihmabrakan sebagai lemah, merata, dan bertahan terus.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in ciri ciri kanker otak and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>